MAKALAH KOMUNIKASI PERSUASIF
TENTANG

OLEH KELOMPOK 6 :
Nurul
Kamariah : 044115606
Tirangga
Yala Pangestu : 044115604
Muhammad
Fachrudin : 044115605
Robby
Setiawan : 044115600
Ripal
Ardiana Pratama : 044115514
PROGRAM
STUDI ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS
ILMU SOSIAL DAN ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS
PAKUAN
2016
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama
Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji
syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan
inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan ini.
Makalah ini telah kami
susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga
dapat memperlancar pembuatan makalah ini.Untuk itu kami menyampaikan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
makalahini.
Terlepas dari semua itu,
Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan
kalimat maupun tata bahasanya.Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami
menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki
makalah ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap
semoga makalah ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Bogor, 6 April 2016
Bogor, 6 April 2016
Penyusun
DAFTAR
ISI
Kata
Pengantar .........................................................................................................
ii
Daftar
Isi
...................................................................................................................
iii
BAB
I PENDAHULUAN
.......................................................................................
1
A. Latar
Belakang
..............................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah .........................................................................................
1
BAB
II PEMBAHASAN
........................................................................................
5
BAB
III PENUTUP .................................................................................................
9
A. Kesimpulan
...................................................................................................
9
Daftar
Pustaka...........................................................................................................
10
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Komunikasi adalah suatu aspek kehidupan
manusia yang paling mendasar, penting, dan kompleks. Kehidupan sehari-hari kita
sangat dipengaruhi oleh komunikasi kita sendiri dengan orang lain, bahkan oleh
pesan yang berasal dari orang yang kita tidak tahu (we can not not
communication).
Karena kekompleksan komunikasi, maka Little
John mengatakan, komunikasi adalah sesuatu yang sulit untuk didefinisikan.
Sementara itu, menurut ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia, komunikasi
adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada
pihak lain, agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya.
Dalam
proses komunikasi, ada lima elemen dasar yang dikemukakan oleh Harold Lasswell
dengan istilah “Who Says What in Which Channel to Whom with What
Effect”. Kelima elemen dasar tersebut adalahWho(sumber atau
komunikator), Says What (pesan), in Which Channel(Saluran), to
Whom (Penerima), with What Effect (Efek atau dampak).
Lima elemen dasar dari komunikasi yang dikemukakan oleh Harold Laswell di atas
akan bisa membantu para komunikator dalam menjalankan tugas mulianya.
Dalam ilmu komunikasi, kita mengenal adanya
komunikasi persuasif, yaitu komunikasi yang bersifat mempengaruhi audience atau
komunikannya, sehingga bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh
komunikator.
B. Rumusan
Masalah
1. Teori
Perubahan Sikap
2. Teori
Konsistensi afektif-kognitif
3. Teori
Belajar
4. Teori
Sosial Judgement – involvement
5. Teori
Efek media massa
6. Teori
Persepsi
7. Teori
Fungsional
8. Teori
Keseimbangan
9. Teori
distorsi kognitif
BAB II PEMBAHASAN ( Analisis Teori Komunikasi
Persuasif )
1.
TEORI
PERUBAHAN SIKAP
Perubahan sikap adalah perubahan
sikap yang terjadi karena perbedaan sikap individu dalam menanggapi suatu
rangsangan baik dari dalam atau maupun luar yang di pengaruhi oleh lingkungan
dan kebudayaan.Perubahan sikap itu terjadi dari waktu ke waktu tergantung pada
sikap individu tersebut.
Contoh: Budi yang sedang enak menikmati secangkir
kopi lalu tiba-tiba datang teman budi
dan menumpahkan kopi tersebut, lalu budi hanya bersikap “diam saja”
maksud dari hal itu bukan berarti budi tidak bersikap, namun perwujudan sikap
budi hanya diam.
2.
TEORI
KONSISTENSI AFEKTIF-KOGNITIF
Konsistensi afektif adalah sikap yang mengacu kepada
perasaan, emosional, watak atau nilai seseorang yang dapat berubah-ubah. Namun
konsistensi kognitif lebih mengacu kepada otak(berfikir) pengalaman atau
pengetahuan, pendapat atau hal-hal lainnya. Akan tetapi jika kognitifnya
berubah afektifnya pun akan berubah sebaliknya pun begitu tergantung dari
lingkungannya dan bisa bersifat positif atau negatif.
Contoh:
kita melihat seorang menteri sedang
makan di warung nasi di pinggir jalanan. Sebelum kita melihat kejadian ini,
kita memiliki pengetahuan bahwa menteri itu adalah sosok orang yang royal dan
mewah.Ketika kita melihat seorang menteri yang sedang makan di warung nasi
tersebut, maka kita pun merasa aneh karena pada umumnya orang yang makan di
warung nasi itu adalah golongan masyarakat kelas bawah.Jelas di sini terdapat
dua kognisi yang berbeda, yaitu sosok menteri yang royal dan mewah dengan
warung nasi yang sering disinggahi oleh golongan masyarakat kelas bawah.Jika
kedua kognisi ini muncul secara sekaligus, maka muncul perasaan inkonsistensi
dalam diri kita, yang menyebabkan kita perlu melakukan sesuatu agar muncul
konsistensi yang menyenangkan. Misalnya: melihat orang itu sekali lagi untuk
meyakinkan bahwa dia sesungguhnya bukan menteri (orang lain yang mirip dengan
menteri), atau dengan cara mengubah struktur kognitif dengan menyatakan kepada
diri sendiri bahwa menteri adalah manusia juga yang sekali-kali ingin santai
makan di warung.
3.
Teori
belajar
Teori belajar
merupakan suatu kegiatan seseorang untuk mengubah perilaku mereka.Seluruh
kegiatan belajar selalu diikuti oleh perubahan yang meliputi kecakapan,
keterampilan dan sikap, pengertian dan harga diri, watak, minat, penyesuaian diri
dan lain sebagainya.Perubahan tersebut meliputi perubahan kognitif, perubahan
psikomotor, dan perubahan afektif.
Contohnya, soerang
anak yang belajar dengan giat dan dia dapat menjawab semua pertanyaan dalam
ulangan atau ujian, maka guru memberikan penghargaan pada anak itu misal dengan
nilai yang tinggi, pujian, atau hadiah. Berkat pemberian penghargaan ini,
maka anak itu akan belajar lebih rajin dan lebih bersemangat lagi untuk
mengulang agar mendapat penghargaan lagi.
4.
TEORI PENILAIAN SOSIAL (Teori Sosial Judgement – involvement)
Teori ini (social judgement theory) dikemukakan oleh Sherif dan Hovland pada 1961. Teori ini mempelajari tentang proses psikologis yang mendasari pernyataan sikap dan perubahan sikap melalui komunikasi. Asumsi dasarnya bahwa dalam menilai manusia membuat deskripsi dan kategorisasi khusus.Dalam kategorisasi manusia melakukan perbandingan-perbandingan diantara berbagai alternatif yang disusun oleh individu untuk menilai stimulus-stimulus yang datang dari luar.
Teori ini mengemukakan bahwa seseorang mengetahui apa sikapnya dan mampu menentukan perubahan sikap apa yang akan diterimanya serta perubahan apa yang akan ditolaknya. Contohnya, sekelompok orang yang tergabung dalam tim sukses calon Gubernur membuat kampanye untuk
Contoh
: contoh kasus yang
akhir-akhir ini mengemuka di berbagai media sosial, baik Facebook, maupun
Twitter, terus bermunculan tentang obrolan seru berbau menertawakan materi
wawancara eks tunangan pedangdut Zaskia Gotik, Vicky Prasetyo, yang diposting
ke Youtube. Tulisan-tulisan berbau menertawakan juga bermunculan di berbagai
blog-blog dan situs jurnalisme warga.Tulisan-tulisan tersebut menertawakan
rekaman wawancara infotainment dengan Vicky Prasetyo, didampingi Zaskia Gotik,
usai mereka bertunangan di Hotel Kempinsky, beberapa bulan sebelum Zaskia
memutuskan pertunangan. Atau bahkan kasus yang menimpa Angelina Sondakh ketika
ditetapkan menjadi tersangka dalam sebuah kasus korupsi pada tahun 2012 lalu,
banyak hujatan dan makian berseliweran di facebook maupun twitter dan media
sosial lainya, dengan gampang para facebookers menghakimi angelina sondakh
berhubungan dengan kasusnya. Banyak individu mengeluarkan hujatan kepada
Angelina Sondakh dengan menuduhnya pelaku korupsi, pembohong, dan murtad.
5.
TEORI
EFEK MEDIA MASSA
Teori
Efek Media massa adalah Suatu perubahan yang terjadi kepada diri seseorang baik
individu maupun kelompok yang mengakibatkan dirinya terpengaruhi oleh media
massa ini sehingga apa yang tadinya ia tidak ketahui menjadi tahu dikarenakan
media massa ini yang semakin canggih
Contoh
; Televisi, hampir keseluruhan semua masyarakat mempunyai televisi, dengan
adanya mendapatkan banyak informasi dan pengetahuan. Sehingga banyak yang
cenderung agresif dan suka meniru baik itu dari segi penampilan, gaya dll.
6.
TEORI
PERSEPSI
Teori
Persepsi adalah dimana seseorang mempunyai keinginan untuk membentuk sesuatu
apa yang dia inginkan sehingga disditulah ia mempunyai suatu persepsi sendiri
dan berusaha bagaimana supaya bisa mencapai tujuannya dan membentuknya suatu
persepsi yang diinginkannya.
Contoh
: Seseorang ingin mempunyai bisnis sendiri, ia mendapatkan informasi dari
temannya melalui mendengar, bahwa bisnis baju itu bisa menghasilkan keuntungan
yang cukup besar, dan disitulah ia mempunyai persepsi sendiri bagaimana cara
menjalankannya bisnis baju ini supaya bisa menhasilkan keuntungan dengan
lancar/baik.
7.
TEORI
FUNGSIONAL
Teori
Fungsional adalah perubahan sikap seseorang tergantung pada kebutuhannya.
Contohnya,
Misalnya, individu yang menginginkan dirinya dianggap berwawasan internasional
akan bersikap positif terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan negara
lain. Sikap ini memberikan fungsi bagi individu dalam mengekspresikan nilai
yang dianut.
8.
TEORI KESEIMBANGAN
Teori
keseimbangan adalah dimana seseorang tertarik pada yang lain di dasarkan atas
kesamaan sikap dalam menanggapi suatu tujuan.
Contohnya,
dalam memnyelesaikan suatu masalah, Andi mengemukakan pendapatnya, pendapat
Andi ternyata memiliki kesamaan dengan pendapat Riska.Riska pun akhirnya
mendukung pendapat yang dikemukakan oleh Andi.
9. DISTORSI
KOGNITIF
Teori Distorsi adalah berpikiran secara berlebihan dan tidak
rasional diidentifikasi dalam terapi kognitif dan variannya, yang dalam teori yang mengekalkan gangguan
psikologis tertentu.Teori distorsi kognitif pertama kali diajukan oleh David D. Burns, MD.
Contoh: Ketika
seseorang yang dikagumi membuat kesalahan kecil, kekaguman berubah menjadi rasa
muak
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Komunikasi
persuasif merupakan bentuk komunikasi yang mepengaruhi komunikannya sehingga
bertindak sesuai dengan apa yang dinginkan oleh komunikatornya mungkin juga
dapat merubah sikap dari komunikannya, namun pesan yang akan disampaikan
komunikator kepada komunikannya harus menjadi hal besar yang perlu di
perhatikan karena akan merubah sikap dan perilaku komunikannya. Hal yang dapat
mempengaruhi dalam komunikasi persuasif diantaranya, komunikator, pesan,
saluran, penerima.
B.
Saran
Saat
komunikasi persuasif dilakukan maka komunikator tidak diperkenankan untuk:
Menggunakan data palsu, data yang sengaja dirancang untuk menonjolkan kesan
tertentu, data yang dengan sengaja diejawantahkan secara salah, dibelokkan,
atau bukti yang benar tapi tidak ada hubungannya untuk mendukung suatu
pernyataan atau mengesahkan sesuatu. Tidak diperkenankan untuk mengaku sebuah
kepastian sudah dibuat padahal situasinya masih sementara, dan derajat
kemungkinan situasi masih dapat berubah.
DAFTAR PUSTAKA
http://erpandsima.blogspot.co.id/2014/05/teori-dalam-komunikasi-persuasif.Html #sthash .ssftFolL.dpuf.
Effendi Onong Uchjana. Komunikasi, Teori dan Praktek, Bandung: PT.Remaja Rosda karya, 1990.
Suranto AW. Komunikasi Interpersonal, Yogjakarta: Graha Ilmu, 1999.
Rakhmat, J, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remadja Karya, 1986.
S. Djuarsa Senjaya, Teori Komunikasi, Jakarta :Universitas Terbuka, 1994.
Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2008.
http://erpandsima.blogspot.co.id/2014/05/teori-dalam-komunikasi-persuasif.Html #sthash .ssftFolL.dpuf.
Effendi Onong Uchjana. Komunikasi, Teori dan Praktek, Bandung: PT.Remaja Rosda karya, 1990.
Suranto AW. Komunikasi Interpersonal, Yogjakarta: Graha Ilmu, 1999.
Rakhmat, J, Psikologi Komunikasi, Bandung: Remadja Karya, 1986.
S. Djuarsa Senjaya, Teori Komunikasi, Jakarta :Universitas Terbuka, 1994.
Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 2008.
Play Caesar Casino Slots Online for Real Money in CA
BalasHapusPlay Caesar Casino Slots for Real Money. In 메리트 카지노 쿠폰 addition to the free spins bonus, you also get a 제왕카지노 free deposit bonus to play games in-game. febcasino
Play Free Online Slots & Casino Games - JTM Hub
BalasHapusJumia Casino has the best experience of authentic online 목포 출장안마 slot 수원 출장마사지 machines. You can play more than 5 of the best 청주 출장안마 casino games including 아산 출장마사지 progressive 김제 출장안마 jackpot slots.